Pages

Januari 10, 2009

GAZA CITY: GAMBARAN memilukan mewarnai Gaza sepanjang dua pekan serangan Israel ke wilayah berpenduduk hampir 1,5 juta jiwa itu. Tak pandang bulu, anak-anak pun menjadi korban.

Pemandangan mengharukan dikisahkan petugas Palang Merah Internasional (ICRC) seperti dikutip Dailymail, Jumat (9/1/2009).

Tim ICRC menemukan empat anak yang merintih kelaparan di dekat jasad ibunya yang tewas di rumahnya yang runtuh di sebuah daerah isolasi di Gaza. Sang ibu meninggal akibat terjangan misil-misil Israel yang ditembakkan dari jet tempur.

Tim ICRC menceritakan, karena lapar, anak-anak itu bahkan tidak bisa menegakkan tubuhnya, apalagi berdiri. Mereka memprediksikan, anak-anak itu sudah tidak makan sejak empat hari, lantaran daerah mereka terisolasi sementara tidak ada bahan makanan sedikit pun. tentara israel mengisolasi daerah itu selama empat hari dengan dalih banyak pejuang Gaza di daerah itu.

"Ini kejadian yang benar-benar mengejutkan. Mereka terlalu lemah untuk sekedar berdiri," ungkap Pierre Wettach, kepala ICRC untuk wilayah Israel dan Palestina.

Wettach mengatakan, timnya juga menemukan seorang pria masih hidup yang kelaparan. Pria itu juga sudah tak sanggup berdiri. Belum lagi 12 mayat yang ditemukan di atas tempat tidur. ICRC meyakini mereka adalah korban luka dan kelaparan yang tewas secara perlahan karena blokade tentara Israel.

Badan PBB untuk urusan pengungsi Palestina UNRWA melaporkan, hingga hari ke-14 serangan Israel, sudah 257 anak-anak yang tewas. Sementara 1.080 lainnya terluka. Jumlah ini sama dengan sepertiga dari total korban meninggal yang telah mencapai 750 orang lebih.

Tak ada tempat yang dijamin aman di Gaza setelah sekolah binaan PBB juga dibom Israel dari udara beberapa hari lalu. Tiga sekolah itu sebelumnya dianggap tempat paling aman oleh warga, sehingga anak-anak dan wanita diungsikan ke sana. Namun, siapa disangka, Israel memborbardir tempat itu hingga lebih dari 50 orang meninggal.

ICRC tidak banyak berkomentar tentang apa yang terjadi dengan anak-anak lain. Mereka hanya bisa mengatakan, kalau tentara Israel tidak memberi izin untuk masuk ke wilayah itu selama empat hari. (ton)
-----------
sumber: okezone.com

Tidak ada komentar:

 
© Copyright BODAS PEKA JAWA BARAT 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all