Abbas Siapkan Tim Antisipasi Jatuhnya Hamas di Gaza |
| [ 30/12/2008 - 11:26 ] |
| |
|
Ramallah – BODASPEKA PEDULI: Sebuah laporan rahasia mengungkap gerakan yang dilakukan Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas, berkoordinasi dengan penjajah Israel dan pemerintah Mesir untuk “mengisi kekosongan politik di Gaza” yang diprediksi Abbas terjadi setelah aksi militer Israel yang bertujuan untuk mengakhiri pemerintahan Hamas sebagaimana yang diumumkan para pemimpin Israel. Laporan rahasia yang sampai ke koresponen Infopalestina ini mengungkap bahwa Presiden Palestina Mahmud Abbas, dari Mesir sebelum berangkat ke Arab Saudi, Ahad (28/12), telah mengontak pejabat otoritas Palestina di Ramallah dan meminta dibentuk kamar darurat yang terdiri dari mendagri dan petinggi dinas keamanan untuk mengantisipasi perkembangan dan menghadapi kemungkinan jatuhnya pemerintahan Hamas di Jalur Gaza, serta rencana yang harus disiapkan untuk mengisi kekosongan akibat jatuhnya pemerintahan Hamas di Jalur Gaza. Laporan ini menyebutkan bahwa Abbas akan kembali ke Kairo usai kunjungannya ke Aman untuk melakikan koordinasi sikap otoritas Palestina dengan sikap pemerintah Mesir untuk menghadapi kemungkinan perubahan kondisi di Gaza akibat dimulainya aksi militer Israel yang dia tunggu meningkat apabila hasil gempuran ini menunjukan kondisi shok di Jalur Gaza. Di mana serangan udara secara massif ke pos-pos keamanan pemerintah di Jalur Gaza bila menimbulkan pengaruh yang diinginkan untuk pengembangan aksi militer berpindah ke aksi darat, demikian menurut laporan rahasia ini. Di sisi lain, sumber-sumber khusus menegaskan bahwa Namer Hamad, penasehat Mahmud Abbas, , Sabtu (27/12) malam, yakni setelah aksi biadab Zionis Israel ke Jalur Gaza, telah melakukan kontak dengan Jenderal Israel Amos Gilad, yang menjabat sebagai coordinator aksi militer Israel dan penasehat politik Menhad Israel Ehud Barak. Hamad menyampaikan kepada Amoz bahas otoritas Palestina saat memberi Israel hak menggempur Hamas dan menghabisinya, otoritas Palestina meminta agar difokuskan gempuran pada pos-pos keamanan dan petinggi Hamas dan menghindari sebisa mungkin warga sipil. (seto) |
Desember 30, 2008
PALESTINA ADA DI HATI KAMI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar